Evolusi Otoritas Ilmu Al Qur’an dari Mushaf Klasik ke Aplikasi Digital
DOI:
https://doi.org/10.61693/elwasathy.vol32.2025.224-247Kata Kunci:
Evolusi Otoritas, Klasik-Digital., Ilmu Al-Qura’anAbstrak
Transformasi media dari mushaf klasik hingga aplikasi digital membuka ruang signifikan pada otoritas ilmu Al-Qur’an. Jika sebelumnya otoritas keilmuan terpusat pada ulama dan sanad maka kini teknologi digital menyediakan akses luas yang menggeser legitimasi tradisional. Artikel ini bertujuan mengkaji evolusi otoritas ilmu Al-Qur’an menggunakan teori otoritas Max Weber sebagai pisau analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan observasi aplikasi digital Al-Qur’an. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa otoritas ilmu Al-Qur’an bergerak dari otoritas tradisional seperti ulama dan mushaf klasik menuju otoritas rasional-legal seperti mushaf cetak standar, lalu berkembang ke otoritas teknologi seperti aplikasi digital atau website. Pergeseran ini memperlihatkan adanya demokratisasi ilmu, namun juga menimbulkan problem validitas tafsir dan otentisitas teks
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 muhdlar abdullah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


