Resiliensi Mental Spiritual Manifestasi Nilai Al-Hisab dan Wazan dalam Menghadapi imtihanah dan fitnah Kehidupan

Authors

  • Taufik Hidayat Institut Agama Islam Negeri Takengon
  • Ansor Institut Agama Islam Negeri, Takengon, Aceh Tengah

DOI:

https://doi.org/10.61693/elwasathy.vol41.2026.87-98

Abstract

Dinamika kehidupan modern kerap memicu krisis mental dan spiritual akibat ketidaksiapan individu dalam merespons ujian hidup. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi resiliensi mental-spiritual melalui integrasi nilai Al-Hisab dan Wazan sebagai instrumen menghadapi Mumtahanah dan Fatanna dalam kehidupan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan psikologi dan analisis tafsir tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mumtahanah dan Fatanna bukan sekadar cobaan destruktif, melainkan fase krusial untuk menyaring kualitas iman dan memurnikan karakter manusia. Resiliensi mental-spiritual dapat diwujudkan secara kokoh ketika individu menginternalisasi nilai Wazan kesadaran bahwa setiap beban ujian telah ditakar secara presisi sesuai kapasitas diri serta nilai Al-Hisab keyakinan matematis bahwa setiap respons kesabaran dikalkulasi secara akurat tanpa ada yang sia-sia. Implikasi penelitian ini menawarkan sebuah model psikoterapi spiritual Islam yang transformatif, mengubah cara pandang individu dari keputusasaan menjadi ketangguhan psikologis berbasis teologi.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-06-06

How to Cite

Hidayat, T., & Ansor. (2026). Resiliensi Mental Spiritual Manifestasi Nilai Al-Hisab dan Wazan dalam Menghadapi imtihanah dan fitnah Kehidupan. El-Wasathy, 4(1), 87–98. https://doi.org/10.61693/elwasathy.vol41.2026.87-98