Pola Konsumsi Santri dalam Perspektif Ekonomi Syariah: Studi di Dayah Terpadu Almuslimun
DOI:
https://doi.org/10.61693/elwasathy.vol41.2026.17-35Keywords:
pola konsumsi, ekonomi syariah, santri , maslahah, israfAbstract
Penelitian ini menganalisis pola konsumsi santri di Dayah Terpadu Almuslimun dalam perspektif ekonomi syariah, dengan fokus pada kesesuaian perilaku konsumsi terhadap prinsip maslahah, tawazun, dan larangan israf. Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan digunakan, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga kategori konsumsi utama, yaitu kebutuhan pokok (makanan, minuman, perlengkapan belajar dan ibadah), kebutuhan penunjang (jasa fotokopi, percetakan, dan laundry), serta konsumsi tambahan (makanan ringan, minuman kemasan, dan produk non-esensial). Faktor internal yang memengaruhi konsumsi meliputi jumlah uang saku, kebutuhan pribadi, dan pemahaman agama, sedangkan faktor eksternal mencakup pengaruh teman sebaya, harga barang, dan ketersediaan produk. Meskipun perilaku konsumsi santri secara umum mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip halal dan pemenuhan kebutuhan dasar, kecenderungan konsumtif masih ditemukan akibat pembelian impulsif dan pengaruh lingkungan sosial, sehingga prinsip-prinsip ekonomi Islam belum sepenuhnya terimplementasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan kesadaran konsumsi berbasis nilai syariah melalui edukasi ekonomi Islam dan penguatan karakter sangat diperlukan agar santri menjadi konsumen yang rasional, beretika, dan bertanggung jawab secara spiritual.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mulkan Syahriza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


