Larangan Verbal bullying dalam Hadis Nabi: Analisis Ma‘ānīl Ḥadīs dan Implikasinya terhadap Kesehatan Psikologis
DOI:
https://doi.org/10.61693/elwasathy.vol41.2026.68-86Kata Kunci:
Hadis Tematik, ma‘ānīl ḥadīs, verbal bullying, kesehatan psikologis.Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji larangan verbal bullying dalam hadis Nabi Saw melalui pendekatan hadis tematik dengan analisis ma‘ānīl ḥadīs, serta mengungkap implikasinya terhadap kesehatan psikologis. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menghimpun hadis-hadis yang berkaitan dengan larangan menyakiti melalui ucapan, kemudian dianalisis makna lafaznya, seperti سَبَّ (mencaci), حَقَرَ (merendahkan), ظَلَمَ (menzalimi), dan رَهَبَ (mengintimidasi), serta dikaitkan dengan penjelasan ulama dan teori psikologi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis Nabi Saw secara tegas melarang segala bentuk perilaku verbal yang merendahkan dan menyakiti orang lain, yang dalam konteks kontemporer sejalan dengan konsep verbal bullying. Larangan tersebut tidak hanya bersifat etis, tetapi juga memiliki dimensi preventif terhadap gangguan psikologis, seperti rendahnya self-esteem, kecemasan (anxiety), depresi, dan trauma. Dengan demikian, ajaran hadis memiliki relevansi yang kuat dalam menjaga kesehatan mental dan membangun interaksi sosial yang sehat di era modern.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nur Raihan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


