Variasi Morfologis dalam Konten Media Sosial Bertema Budaya Lokal dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris

Penulis

  • Vera Kristiana Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Yayuk Yuliana Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Juli Yanti Harahap Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

DOI:

https://doi.org/10.61693/elhadhary.vol402.2026.94-113

Kata Kunci:

variasi morfologis, bahasa Inggris, media social, budaya lokal, pembelajaran bahasa Inggris

Abstrak

Perkembangan media sosial telah menciptakan ruang baru bagi penggunaan bahasa sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan dan merepresentasikan budaya lokal. Konten bertema budaya lokal yang disajikan dalam bahasa Inggris tidak hanya memiliki fungsi komunikatif, tetapi juga berpotensi menjadi sumber autentik dalam pembelajaran bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi morfologis bahasa Inggris yang terdapat dalam konten media sosial bertema budaya lokal di Facebook serta mengkaji relevansinya terhadap pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis linguistik deskriptif. Data berupa kata dan bentuk-bentuk morfologis bahasa Inggris dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari konten Facebook bertema budaya lokal yang dipublikasikan selama satu bulan. Pemilihan data dilakukan secara purposive berdasarkan kriteria bahwa konten memuat representasi budaya lokal dan menggunakan bahasa Inggris dalam penyajiannya. Data dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi bentuk morfologis berdasarkan proses pembentukan kata, meliputi afiksasi, derivasi, infleksi, komposisi, dan bentuk morfologis lainnya yang relevan. Selanjutnya, setiap bentuk dianalisis berdasarkan konteks penggunaannya untuk mengidentifikasi potensinya sebagai sumber pembelajaran bahasa Inggris yang autentik, kontekstual, dan berbasis budaya. Penelitian ini menunjukkan bahwa konten Facebook bertema budaya lokal dapat menyediakan data bahasa yang autentik untuk memahami variasi dan proses pembentukan kata dalam bahasa Inggris. Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa penggunaan konten media sosial dapat mendukung pembelajaran bahasa Inggris dengan mengintegrasikan aspek kebahasaan dan konteks budaya lokal. Hasil penelitian berkontribusi pada pengembangan pembelajaran bahasa Inggris berbasis teknologi digital melalui pemanfaatan media sosial sebagai sumber materi yang autentik dan kontekstual.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Amirjalili, F., & Jabbari, A. A. (2018). The impact of morphological instruction on morphological awareness and reading comprehension of EFL learners. Cogent Education, 5(1), 1–30. https://doi.org/10.1080/2331186X.2018.1523975

Anggoro, K. J., & Rueangrong, P. (2021). Facebook: An Alternative Learning Platform for Online English as A Foreign Language Instruction in the Time of Covid-19. Journal of Education Naresuan University, 23(1), 413–423.

Anggrisia, N. F., & Billah, A. Z. M. (2024). Effective Morphological Awareness Instruction for Enhancing Vocabulary Acquisition in Efl Students: a Study At Akm Islamic Senior High School. Exposure : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris, 13(2), 468–482. https://doi.org/10.26618/exposure.v13i2.15346

Anita, F. Y. R. T. K. (2016). Pengetahuan Morfologi (Morphological Awareness) Dalam Proses Pengenalan Kata Bahasa Inggris. Jurnal Pendidikan Bahasa, 3(1), 103–118. https://journal.upgripnk.ac.id/index.php/bahasa/article/view/178

Ariantini, K. P., Suwastini, N. K. A., Adnyani, N. L. P. S., Dantes, G. R., & Jayantini, I. G. A. S. R. (2021). Integrating Social Media into English Language Learning: How and to What Benefits According to Recent Studies. NOBEL: Journal of Literature and Language Teaching, 12(1), 91–111. https://doi.org/10.15642/nobel.2021.12.1.91-111

Azhary, L., & Fatimah, S. (2024). The Integration of Local Cultures in English Teaching Materials in Promoting Culturally Responsive Teaching. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16(2), 2045–2056. https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i2.4998

Bakrie, S. (2023). Bahasa Santun melalui Kalimat "Tolong, Maaf dan Terimakasih" di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Cendekia, Takengon, Aceh Tengah: INDONESIA. EL-Hadhary: Jurnal Penelitian Pendidikan Multidisiplin, 1(01), 1–6. https://doi.org/10.61693/elhadhary.vol101.2023.1-6

Baureh, G. A. D., & Neman, M. I. E. (2025). Learners’ Perceptions of Social Media-Based Vocabulary Learning: Insights from TikTok, Instagram, and YouTube Users in an EFL Context. Journal of English Language and Education, 10(6), 668–673. https://doi.org/10.31004/jele.v10i6.1742

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE.

Crosson, A. C., & Moore, D. (2017). When to Take Up Roots: The Effects of Morphology Instruction for Middle School and High School English Learners. Reading Psychology, 38(3), 262–288. https://doi.org/10.1080/02702711.2016.1263699

Dewi, B. C., Agustiana, S., Riska, R., & Adiantika, H. N. (2023). The Utilization of Social Media in Efl Higher Education Classroom Context. Indonesian EFL Journal, 9(1), 75–82. https://doi.org/10.25134/ieflj.v9i1.7157

Duong, Q. P. T., & Pham, T. N. (2022). Moving beyond four walls and forming a learning community for speaking practice under the auspices of Facebook. E-Learning and Digital Media, 19(1), 1–18. https://doi.org/10.1177/20427530211028067

Herdi, H., Ribut Wahyu Eriyanti, & Atok Miftakhul Huda. (2023). Teacher’s Strategies in the Classroom Setting: Integrating Local Culture into English Language Teaching. ELT-Lectura, 10(2), 105–114. https://doi.org/10.31849/elt-lectura.v10i2.15092

Jiang, Y. L. B., & Kuo, L. J. (2019). The development of vocabulary and morphological awareness: A longitudinal study with college EFL students. Applied Psycholinguistics, 40(4), 877–903. https://doi.org/10.1017/S014271641900002X

Kweldju, S. (2021). Incorporating Linguistic Landscape Into English Word - Formation Task. TEFLIN Journal, 32(1), 29–49. http://dx.doi.org/10.15639/teflinjournal.v32i1/29-49

Lieber, R. (2018). Introducing Morphology (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/cbo9781316156254

Masrai, A. M. (2016). The influence of morphological knowledge on lexical processing and acquisition: The case of Arab EFL learners. Ampersand, 3, 52–60. https://doi.org/10.1016/j.amper.2016.04.001

Mayra Musdalifah, & Zaitun Qamariah. (2024). The Effect Of Teaching Basics Of English Morphology On EFL Students’ Vocabulary Mastery. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa Dan Sastra Inggris, 2(2), 97–103. https://doi.org/10.61132/fonologi.v2i2.654

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE.

Miqawati, A. H., Wijayanti, F., & Purnamasari, A. I. (2024). Integrating Local Culture in English Language Teaching. Journal of English in Academic and Professional Communication, 10(2), 100–106. https://doi.org/10.25047/jeapco.v10i2.5096

Nambiar, R. M. K., Hashim, R. S., & Yasin, R. M. (2018). Impact of integrating local culture into language materials on communicative ability of Malaysian lower secondary learners. 3L: Language, Linguistics, Literature, 24(4), 13–26. https://doi.org/10.17576/3L-2018-2404-02

Plag, I. (2020). Word-Formation in English (2nd Edition). In Cambridge University Press (Issue September 2020). https://doi.org/10.4000/lexis.4532

Rasyiid, R. N., Maulina, M., Resueňo, C. P., Nasrullah, R., & Rusli, T. I. (2021). Instagram Usage in Learning English: A Literature Review. Tell : Teaching of English Language and Literature Journal, 9(2), 133. https://doi.org/10.30651/tell.v9i2.9482

Safitri, M., Yuliyani, A., Hamid, F., & Suriaman, A. (2022). the Use of Social Media for Learning English: Students Perspective. Indonesian EFL Journal, 8(2), 269–276. https://doi.org/10.25134/ieflj.v8i2.6477

Setiadi, I. G. D., & Subawa, I. W. P. A. (2025). PERBANDINGAN MORFOLOGI INFLEKSI BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS. Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya, 9(2), 73-78. https://doi.org/10.22225/kulturistik.9.2.12753.

Tanjung, K. S., & Yulizar. (2019). Development of English Learning Materials in Genre Based on Gayo Local Culture. ETERNAL (English, Teaching, Learning, and Research Journal), 5(1), 143. https://doi.org/10.24252/eternal.v51.2019.a12

Telaumbanua, & Tatema. (2024). Pendidikan Multikultural : Sinergi Antara Bahasa Inggris. NDRUMI: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Humaniora, 7(2), 35–50.

Yeh, E., & Swinehart, N. (2022). Social media literacy in L2 environments: navigating anonymous user-generated content. Computer Assisted Language Learning, 35(8), 1731–1753. https://doi.org/10.1080/09588221.2020.1830805

Yohanis Romrome, A., & Teda Ena, O. (2022). Incorporating Local Culture in English Language Teaching for Papuan Junior High School Students. Journal of English Education and Teaching, 6(2), 207–221.

Yuan, X., & Tang, J. (2023). Influence of Narrow Reading and Narrow Reading Plus Morphological Awareness Training on Vocabulary Development. SAGE Open, 13(4), 1–11. https://doi.org/10.1177/21582440231204599

Zrig, A. (2021). Morphological Awareness and Word Complexity in an EFL Context. International Journal of Linguistics and Translation Studies, 2(4), 27–46. https://doi.org/10.36892/ijlts.v2i4.189

Unduhan

Diterbitkan

30-10-2026

Cara Mengutip

Kristiana, V., Yuliana, Y., & Harahap, J. Y. (2026). Variasi Morfologis dalam Konten Media Sosial Bertema Budaya Lokal dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris. EL-Hadhary: Jurnal Penelitian Pendidikan Multidisiplin, 4(02), 94–113. https://doi.org/10.61693/elhadhary.vol402.2026.94-113

Terbitan

Bagian

Articles